Tetes-tetes Air Mata Taubat

September 30, 2007

Judul Buku : Tetes-tetes Air Mata Taubat
Penulis : Abdullah Nawwarah
Halaman : xvi + 279 halaman
Penerbit : PT Mirqat Tebar Ilmu

Tidak diragukan lagi, kita harus melakukan koreksi diri dan mengevaluasi kehidupan kita sebagai umat yang beragama Islam. Kita harus melihat kembali hakikat loyalitas kita terhadap agama yang lurus ini. Seberapa jauh ketaatan kita di jalan Allah, kita harus benar-benar rindu terhadap akhirat.

Kita harus mengangkat tinggi-tinggi keridhaan Dzat Allah yang Maha Tinggi, jangan sampai hilang dari pandangan kita, tujuan hakiki atas keberadaan kita di muka bumi ini yaitu ibadah kepada Allah, mengharap ridha-Nya, takwa kepada Allah. Selain hal itu, semuanya adalah tipu daya, mainan, perhiasan, pameran dan berlomba-lomba memperbanyak harta dan keturunan. (Penulis)

Sinopsis :
Taubat artinya adalah kembali, bersandar dan meminta perlindungan. Selain itu, taubat berarti menghindari sejauh-jauhnya dari perbuatan-perbuatan buruk yang dikhawatirkan terjadi di kemudian hari.

Dalam buku ini, penulis menuturkan kisah orang-orang yang bertaubat pada masa silam. Setelah itu, kisah mengenai orang-orang yang bertaubat dari ummat Nabi Muhammad Saw. Penulis berharap, pembaca bisa mengambil pelajaran dan segera bertaubat mengikuti jalan mereka serta merasa rindu mendengar kabar dari golongan mereka.

Satu kisah menarik dari buku ini adalah taubat yang dilakukan Nabi Adam As dan Siti Hawa setelah memakan pohon terlarang. Akibat mengikuti bisikan setan, Adam dan Hawa harus menanggung resiko. Mereka diturunkan ke bumi dan menjalani kehidupan yang penuh permusuhan.

Taubat Nabi Adam As dijalankan selama 200 tahun dengan menangisi kepergiannya dari surga. Akhirnya Allah mengirimkan salah satu tenda dari surga dan meletakkannya untuk Adam di tempat Ka’bah sebelum adanya Ka’bah, (halaman 84).

Kisah lainnya yakni taubat Tsa’lab khadim Rasulullah. Tsa’lab tanpa sengaja melihat seorang wanita dari kaum Anshar, yang sedang mandi. Ketidaksengajaan yang dilakukan Tsa’lab justru membawa ketakutan luar biasa. Akibatnya, Tsa’lab melarikan diri dari Rasulullah dan memohon ampunan dari Allah Saw.

Dalam kisah itu, disebutkan Tsa’lab beribadah kepada Allah dengan mengasingkan dirinya dari masyarakat dan terus berharap diterima taubatnya. Namun beban hati yang teramat berat meski Allah telah mengampuni dosanya, mengantar Tsa’lab hingga ajal menjemputnya, (halaman 206).

Deskripsi :
Banyak orang yang belum juga menyadari betapa ia harus segera bertaubat dan kembali pada Allah. Padahal usia semakin melaju dan sudah begitu banyak ‘teladan’ dari orang-orang yang terlambat bertaubat saat ajal datang menjemput. Taubat pun sia-sia.

Buku ini menghadirkan secuplik teladan tentang mereka yang segera sadar dan menyambut seruan untuk bertaubat. Mereka memberi teladan betapa saat bertaubat adalah saat yang tak mungkin engkau tunda-tunda lagi.

Bagi mereka yang merasa belum bertaubat setelah melakukan kesalahan, sebaiknya mulai membaca kisah yang disampaikan penulis. Dengan demikian, langkah ke depan akan menjadi lebih baik dan terhindarkan dari hal-hal yang merugikan kehidupan kita. Apalagi dalam kisah-kisah yang dituturkan penulis disertakan ayat-ayat suci yang mempertegas apa yang harus dilakukan manusia dan apa yang harus dijauhi umat muslim. Amin

Sumber : SSNet

Kun Fayakuun

September 22, 2007

Kun Fayakuun

Selalu Ada Harapan di Tengah Kesulitan

Judul buku : Kun Fayakuun, Selalu Ada Harapan di Tengah Kesulitan
Penulis : Ust Yusuf Mansur
Halaman : ix + 261 hal
Penerbit : PT Zikrul Hakim

Yusuf Mansur melalui kisah-kisahnya dalam buku ini mampu memberikan pemahaman dengan baik dan langkah-langkah yang mesti diambil agar kesulitan dalam hidup dapat berbuah mutiara yang bisa kita dapatkan seiring dengan kesabaran kita menerimanya sebagai sebuah ketetapan Allah Swt.

Akhirnya, memiliki harapan dan selalu optimis untuk mengharap rahmat (kasih sayang) Allah memang harus kita miliki sebagai seorang muslim. Yakinkan diri, bahwa kita tidak sendirian menjalani beragam kesulitan hidup ini, ada Allah yang bersedia menemani. Ada Allah yang bersedia dijadikan tempat berkeluh kesah. Dan ada Allah, pintu harapan sekaligus pemenuh harapan bagi mereka yang menyisakan harapan. Karena tidak ada yang tidak mungkin dihadapan-Nya. Itu karena kuasa-Nya yang tidak bertepi dan tidak mempunyai batas. Dan tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak. (Penerbit)

Sinopsis :
Kecerdasan orang beriman adalah kecerdasan menangkap hikmah dibalik semua kisah. Kisah tumbuh-tumbuhan, hewan, manusia, planet, langit akan membuat kita semakin dekat dengan Allah.

Yusuf Mansur ustad muda ini mencoba ‘berceramah’ melalui kisah-kisah yang dialaminya. Mulai kisah harapan & optimisme di tengah permasalahan dan keinginan sampai kisah kehilangan cinta dan kasih sayang.

Satu diantara kisah menarik adalah tentang masalah kematian yang intinya bahwa kematian bukan di tangan manusia, ia adalah hak Sang Pencipta saja. Dalam buku ini Ustad Yusuf berkisah tentang Ny.Anne (29 tahun) guru SMU favorit di Jakarta. Ia sedang berjuang melewati masa-masa krisisnya di rumah sakit kanker. Ia ‘divonis’ menderita kanker stadium tiga.

Kehidupannya seakan-akan sudah berada di dekat pintu kematian. Tapi Ny Anne mendapatkan spirit dari dalam. Ia pasrahkan dirinya dengan meyakinkan dirinya bahwa bukan manusia yang berkehendak, tapi Allah. Karenanya ia memohon dengan sangat kepada Allah, agar diberi kesempatan hidup, kesempatan berumur panjang. Dan ia memang diberi-Nya.

Suatu hal yang jarang terjadi bagi penderita penyakit kanker. Ia bisa lolos dari kematian bahkan bisa sembuh, lantaran ia percaya kehendak ada di tangan Allah. Keyakinannya ini memberinya kekuatan yang menyembuhkan. (kisah di halaman 49).

Ustad Yusuf juga mengingatkan kita dalam kisahnya “Lihatlah Dia, di Balik Semua Kebahagiaan”. Dalam kisah ini, Ustad meminta kita agar jangan berbahagia kelewat batas. Sisakan kesadaran untuk ‘menembus langit’, melihat siapa yang ada di balik semua nikmat.

Ini kisah tentang seseorang dipercaya Allah untuk memiliki anak. Dengan sikap seperti itu, akan membuat seseorang tidak sombong dan tidak melupakan Allah yang berada di balik semua kenikmatan yang kita terima, di balik semua kabahagiaan yang ada. (kisah halaman 148).

Deskripsi :
Buku Wisata Hati “Kun Fayakuun” ini merupakan gabungan dari dua buku karya Ustad Yusuf Mansur sebelumnya yakni “Membangun Harapan dan Optimisme” dan “Uang Gampang Dicari”.

Kisah-kisah yang ditampilkan dalam buku ini, mudah dicerna mengingat bahasa yang digunakan sebagian adalah bahasa tutur. Ini membuat membaca seolah-olah berada di dekat Ustad Yusuf. Selain itu, setiap kisah yang disampaikan disajikan inti hikmah dari kisah-kisah yang ada.

Bagi yang ingin meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada Allah Swt, buku ini bisa menjadi panduan. Karena merupakan kisah kehidupan sehari-hari yang akrab dan terjadi dalam masyarakat. Semoga bermanfaat dan menjadi kegiatan yang positif dalam meningkatkan ibadah puasa kita.

Sumber : SSNet

Re-Code Your Change DNA

September 15, 2007

Re-Code Your Change DNA

Judul : Re-Code Your Change DNA, Membebaskan Belenggu-belenggu untuk Meraih Keberanian dan Keberhasilan dalam Pembaharuan
Penulis : Rhenald Kasali PhD
Halaman : xviii + 248 halaman
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta, 2007

Siapa yang bisa memimpin harus berani maju ke depan. Siapa yang mau berubah harus membuka pikirannya. Kalau tidak memimpin, kita harus sama-sama bergerak. Kalau memimpin tidak bisa, dipimpin tak mau ikut, silahkan duduk manis di tepi atau keluar sama sekali.

Buku ini ditulis di setiap perjalanan, namun diilhami dan didorong oleh sebuah inspirasi saat penulis menyepi bersama keluarga di padang rumput yang tandus di Benua Afrika. Saat itu, akhir Desember 2005. (Penulis)

Sinopsis :
Re-Code proses penyusunan kembali kode-kode sandi informasi yang berada pada molekul-molekul pembentuk sebuah organisasi, menjadi perhatian tersendiri bagi seorang Rhenald untuk mengembangkan konsep pemikiran.

Rhenald menekankan pentingnya proses Re-Code pada dua pilar penting yakni Re-Code manusia dan Re-Code organisasi. Kembali pada terminologi “belenggu”, Rhenald melihat cara berpikir manusia adalah terpenting.

Untuk memaparkan Re-Code, Rhenald memberikan banyak ilustrasi sehingga menjadi lebih mudah dipahami. Buku ini mengandung empat hal yakni cerita (kasus), konsep (teori), strategi dan filosofi.

Faktor lain dalam proses Re-Code, adalah Change DNA. Seperti disebutkan Rhenald di halaman 56, bahwa tokoh-tokoh besar (the greates) yang menciptakan pembaharuan ternyata memiliki karakter-karakter tertentu yang disebut change DNA. “Mereka memiliki kadar Ocean yang tinggi dan memiliki pola pikir yang berbeda dengan rata-rata manajer biasa, yang hanya menjaga sistem dan aturan-aturan yang ada,”demikian tutur Rhenald.

Rhenald juga mengingatkan bahwa perubahan pada umumnya tidak dapat dicapai dalam tempo yang singkat. Untuk itu penting bagi pemimpin untuk memberikan kemenangan-kemenangan ‘antara’ para pengikut mengetahui di mana mereka berada dan terus bersemangat mencapai tujuan.

Deskripsi :
Rhenald Kasali berhasil mengumpulkan tiga hal dari pengalaman hidup yang dialami selama melakukan kunjungan ke berbagai penjuru dunia. Tiga hal tersebut, kejadian-kejadian lepas yang dia temukan, berita-berita atau liputan media massa dan kepemimpinan para pembaharu baik yang masih hidup maupun yang sudah lama tiada.

Kumpulan mozaik itu mampu dirangkai dalam sebuah pola yang bisa kita baca dan kita gunakan demi kemaslahatan manusia. Buku ini merupakan buku yang akan memberikan kita sebuah inspirasi, sebuah guidance untuk memperbaiki diri, memperkuat diri dalam menghadapi persaingan hidup yang kian keras.

Buku ini bermanfaat bagi siapa saja yang ingin melakukan perubahan hidup. Dengan Re-Code karya Rhenald, setidaknya kita akan mendapatkan wawasan yang berbeda jika dibandingkan buku-buku inspirasi lainnya.

Sumber : SSNet

Menerjang Harapan

September 8, 2007

Langkah Senator Menuju Kursi Presiden

Judul Buku : Menerjang Harapan, Dari Jakarta Menuju Gedung Putih
Penulis : Barack Obama
Jumlah Halaman : 528 halaman
Penerbit : Ufuk Press

Banyak yang berharap Barack Obama bisa memenangi pemilihan presiden AS pada 2008 baik sebagai presiden maupun wakil presiden. Jika terpilih, Obama akan mengubah citra AS di Indonesia yang rusak akibat kepemimpinan Presiden Bush. Ia bukan cuma merupakan sahabat lama bagi Indonesia, namun mempunyai kemampuan moral serta politik untuk mempererat kembali hubungan antara berbagai kalangan masyarakat kedua negara yang terganggu akibat berbagai kebijakan Presiden Bush yang kontroversial.

Manfaat lain terpilihnya Obama kelak ialah mempertebal keyakinan bahwa siapapun dapat mewujudkan “mimpi Amerika” di sebuah masyarakat yang bebas dan negara yang demokratis. (Budiarto Shambazy)

Sinopsis :
“Kepuasan saya takkan ditemukan di depan kilatan kamera televisi atau sorak-sorai orang-orang. Tetapi lebih sering karena saya mengetahui bahwa saya mampu membantu orang-orang menjalani kehidupan mereka untuk tindakan yang bermartabat,”demikian kata Obama mengawali perjalanannya menuju Gedung Putih.

Ketika dilantik menjadi senator awal tahun 2005, Obama mulai jadi gunjingan di Washington DC. Banyak kalangan menyebut karisma Obama mirip dengan JF Kennedy yang menjadi presiden di usia muda. Pujian diluncurkan ke dirinya dan tidak ada yang terkejut saat Obama berani mengumumkan pencalonannya menjadi presiden AS awal 2007 dari Partai Demokrat.

Rekor Obama sebagai senator di negara bagian Illinois sejatinya termasuk biasa, mirip dengan prestasi akademisnya. Ia terlibat aktif dalam perumusan undang-undang, termasuk undang-undang reformasi kode etik bagi politisi yang merupakan sebuah langka bersejarah karena merupakan yang pertama kali ditulis dalam 25 tahun.

Meski pemilihan presiden masih 1,5 tahun lagi, Obama merasa harus bekerja lebih keras dibandingkan pekerjaan yang pernah dia lakukan dalam kehidupan ini. Ia berpikir tentang bagaimana para pendiri Amerika bangkit di atas ambisi kecil dan kalkulasi terbatas untuk membayangkan sebuah bangsa membentang di sepanjang sebuah benua.

“Itulah proses yang saya harapkan bisa menjadi bagian didalamnya. Hati saya dipenuhi cinta untuk Amerika,”demikian tulis Obama dalam buku yang masuk daftar buku terlaris versi harian The New York Times.

Deskripsi :
Barack Obama menulis buku tentang perjuangannya melangkah ke gelanggang politik bisa jadi alat propaganda dirinya untuk memenangkan pemilihan presiden AS pada 2008 mendatang. Dalam bukunya tersebut, Obama ingin menunjukkan sosok pribadinya yang memang layak dipilih saat pemilihan presiden.

Obama termasuk politisi yang hebat memainkan strategi di gelanggang politik. Apalagi gelanggang politik di Amerika Serikat yang notabene penuh tantangan dan siasat licik dari lawan politik. Obama berharap melalui kisah hidupnya, akan semakin banyak pendukungnya dan membawa kemenangan dalam pemilihan presiden AS.

Nah, bagi calon politisi yang ingin masuk ke gelanggang politik bisa melihat bagaimana perjuangan Obama membangun citra dirinya. Sedangkan yang bukan calon politisi, buku ini bisa memberikan inspirasi tentang jalan menggapai harapan. Disamping itu, buku Obama juga bercerita bagaimana sepak terjang presiden Amerika era Bush dan Clinton dalam membangun negara adi kuasa.

Sumber : SSNet

Momoye, Mereka Memanggilku

September 1, 2007

Sabtu, September 01, 2007

Momoye, Mereka Memanggilku

Aku Dipaksa Jadi Budak Seks

Judul Buku : Momoye, Mereka Memanggilku
Penulis : Eka Hindra-Koichi Kimura
Halaman : x + 314 halaman
Penerbit : Erlangga, 2007

Jugun Ianfu bukanlah praktik pelacuran. Jugun Ianfu tidak dilakukan secara sukarela oleh perempuan-perempuan Indonesia yang direkrut militer Jepang. Ini merupakan sistem perbudakan seksual sistematis yang dilakukan militer Jepang untuk memenuhi kebutuhan seks militer dan sipil Jepang.

Sistem ini diselenggarakan sekaligus untuk menghindari berjangkitnya penyakit kelamin di kalangan militer Jepang, juga untuk mencegah terjadinya konflik dengan masyarakat di wilayah kekuasaan yang dikuasai militer Jepang. Jadi praktik Jugun Ianfu adalah kegiatan yang secara intensif dan sistematik yang menjadi bagian dari strategi penjajahan militer Jepang yang merupakan pelanggaran besar terhadap hak asasi manusia dan undang-undang peperangan. (Budi Hartono SH LBH Yogyakarta)

Sinopsis :
Mardiyem muda (15) baru mengetahui kalau dirinya datang ke Borneo (Kalimantan) ternyata dijual untuk dijadikan budak nafsu seks tentara Jepang. Padahal tujuan semula adalah menjadi pemain sandiwara. Tapi tidak punya pilihan lain begitu dirinya dan bersama puluhan perempuan Yogyakarta sudah dimasukkan ke bilik-bilik kamar di Asrama Telawang.

Momoye demikian nama Jepang yang diberikan untuk Mardiyem dengan kamar nomor 11. Setiap harinya, Momoye harus melayani 10-15 tentara Jepang secara paksa. Hingga pernah dirinya hamil dan harus digugurkan secara paksa sampai rahimnya rusak. ((hal.91)

Siksaan hidup yang dialaminya baru berakhir saat Sekutu melumpuhkan Jepang dan dirinya bertemu dengan Amat Mingun anggota KNIL. Hanya Mingun-lah yang tahu siapa Mardiyem alias Momoye yang sebenarnya.

Setelah Amat Mingun meninggal, Mardiyem baru berani bicara ke publik dan menuntut haknya selama berada di Asrama Telawang pada pemerintah Jepang. Melalui perjuangan ini, Mardiyem ingin menolong teman-teman senasib yang rata-rata hidup miskin dan menderita fisik berkepanjangan akibat menjadi budak nafsu seks secara paksa di era penjajahan Jepang. (hal 197)

Deskripsi :
Membaca buku ini tidak ubahnya kita membaca cerita sejarah seorang pejuang bernama Mardiyem. Kedukaan Mardiyem sebagai bagian dari Jugun Ianfu Indonesia dipaparkan secara detil dan seolah-olah membawa si pembaca masuk ke dalam masanya. Mardiyem meski jadi korban di masa penjajahan Jepang tapi juga ikut mengambil peran dalam membantu tentara Indonesia berjuang.

Buku ini banyak memberikan kejelasan nyata apa dan bagaimana sebenarnya Jugun Inafu itu. Ini cukup meluruskan persepsi yang keliru tentang perempuan-perempuan Jugun Ianfu. Dan perlunya kita mendukung perjuangan mereka mendapatkan haknya akibat penjajahan Jepang di masa lalu. (tin)