Penyerahan Hadiah Pembaca Aktif
Februari 18, 2009







Melanjutkan “tradisi” tahun sebelumnya, tahun ini Perpustakaan menetapkan 10 buku pilihan pembacanya dengan kategori peminjaman terbanyak dan penghargaan untuk 15 pembaca aktif.
Penyerahan hadiah di laksanakan di Perpustakaan Suara Surabaya hari Rabu siang, 21 Januari 2009 yang lalu. Sayangnya tidak semua pemenang bisa menghadiri penyerahan hadiah dikarenakan kesibukan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Heksa Akni, marketing Suara Surabaya yang siang itu mampir ke perpus dimintai untuk menyerahkan hadiah kepada pemenang.
Pembaca Aktif Peringkat I berdasarkan jumlah peminjaman majalah dan buku.
1. Rudy Hartono – R&D SS Media (51)
2. Manda Roosalina – Editor Mossaik Comm (42)
3. Nurhayati – Support Sales GigaFM (30)
4. Pritaningrum D.- Penyiar GigaFM (25)
5. Romy Sujatmiko – Penyiar SSFM (21)
Pembaca Aktif Peringkat II berdasarkan jumlah peminjam buku atau majalah saja.
1. Lia Lusiana – MD & Penyiar GigaFM (36, Majalah)
2. Reza Annisa Fitri – Guest Relation SS Media (26, Buku)
3. Anton Kusnanto – Fotografer Mossaik Comm (20, Buku)
4. Eka Maria Ulfa – Penyiar SSFM (19, Majalah)
5. Fauziah Antasari – Penyiar GigaFM (17, Buku)
Pembaca Aktif Peringkat III berdasarkan aktif dalam meminjam buku dan membaca literasi lainnya di Perpustakaan.
1. Endang Erniati – Penyiar GigaFM (17, Femina, Tempo & Fit)
2. Maria Soraya – GRO SS Media (16, National Geographic)
3. Rosita – Finance SS Media (15, Femina, Tempo, Jawa Pos)
4. Supingah – Editor SSNET (12)
Kunjungan SD Ciputra
April 11, 2008
Study Lapangan ke Perpustakaan SS Media
suarasurabaya.net| Berawal dari keinginan mengetahui model dan klasifikasi perpustakaan di media massa, siswa SD Ciputra Surabaya study lapangan ke Perpustakaan Suara Surabaya (SS) Media, Jumat (11/04).
Sebanyak 18 siswa SD Ciputra yang lolos program Student Library didampingi STEFANA EVI INDRASARI Teacher Library dan DEWI WIDIANTI bagian Administrasi SD Ciputra diajak mengintip Perpustakaan SS Media di Jalan Wonokitri Besar 40-C Surabaya.
“Study lapangan yang dilakukan tiap tahun ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi perpustakaan. Juga untuk melihat model lain perpustakaan di media massa yang bisa dikembangkan di perpustakaan SD Ciputra,” ungkap EVI waktu ditemui suarasurabaya.net.
Dari 18 students librarian yang mengikuti study lapangan ini, mereka berasal dari kelas 3 sampai 5. Selama ini kata EVI para siswa yang terpilih selama periode satu tahun tersebut telah melaksanakan berbagai event, diantaranya Book Fair, training untuk sekolah lain, juga menggelar workshop meningkatkan fungsi perpustakaan.
Dari kunjungan ke Perpustakaan SS Media ini, para siswa akan membuat tugas laporan untuk program tahun depan peningkatan di bidang apa di perpustakaan SD Ciputra.
Tim SS Media yang menerima kunjungan tersebut antara lain ADIRIFI Manager Giga FM, NOVRIANTI Staf Perpustakaan, dan ERWIN Staf Promotion SS Media menjelaskan tentang koleksi buku, penataan dan klasifikasi, sistem peminjaman buku serta pemanfaatan koleksi Perpustakaan SS Media untuk siaran dan pemberitaan di media ini.
ADIRIFI mengatakan, banyak program siaran di Giga yang sumber informasinya dari buku-buku, majalah maupun surat kabar koleksi Perpustakaan SS Media.
Selain berkunjung ke perpustakaan, students librarian ini juga ke dapur Radio Giga FM. Di sini siswa mendapat pengetahuan tentang proses pembuatan berita, cara pengolahan data dan informasi menjadi berita.
NATASHA satu diantara siswa SD Ciputra yang gemar membaca ini pada suarasurabaya.net mengaku senang bisa berkunjung ke Perpustakaan SS Media.
“Ya setelah datang ke sini senang. Penataan bukunya rapi. Tahu banyak hal, mulai klasifikasi sampai koleksi di perpustakaan ini. Tapi menurutku bukunya kurang banyak lagi,” ungkap siswa kelas 4 itu polos.
Sesaat sebelum berpamitan meninggalkan Perpustakaan SS Media, puluhan siswa SD Ciputra ketika ditanya apa sarannya untuk Perpustakaan SS Media? Mereka serempak menjawab: “Diperbesaaar….!”
Wajar kalau para siswa SD Ciputra menjawab demikian, karena kata EVI INDRASARI, perpustakaan di sekolah Ciputra saja ada dua. Yakni “Primary” yaitu perpustakaan untuk anak-anak mulai bayi hingga kelas 6 SD yang memiliki 20 ribu koleksi, serta “High School” adalah perpustakaan untuk siswa SMP hingga SMA yang mempunyai 30 ribu koleksi.(ipg)
Teks Foto:
1. Siswa SD Ciputra saat di ruang Perpustakaan SS Media.
2. NATASHA tertarik melihat koleksi di perpustakaan.
3. Di ruang pertemuan SS Media, siswa SD Ciputra mendapatkan penjelasan.
4. Berpose di ruang reception SS Media.
Foto: IPING suarasurabaya.net
Sumber : SSNET
Diskusi Laskar Pelangi
Februari 5, 2008
“Laskar Pelangi, diawal cerita berhasil mengajak saya pergi ke Belitong, Andrea Hirata rapi sekali membangun suasana sekolahnya yang hampir roboh itu. Tapi dibagian berikutnya, Andrea membuat saya tidak sabaran karena dia terlalu berlama-lama dengan PN TIMAH dan GEDONGnya ditambah lagi otak saya tidak punya tempat untuk mengingat bahkan untuk sekedar mengeja nama-nama ilmiah bunga dan istilah-istilah sains lainnya, bodohnya saya,” kata Laga Rahman penyiar Suara Surabaya saat bercerita novel Laskar Pelangi.
Novel best seller Laskar Pelangi yang diangkat dari memoar masa kecil ANDREA HIRATA si penulisnya ini, menjadi topik diskusi di Perpustakaan SS Media yang menghadirkan Sirikit Syah seorang penulis yang juga ‘pelahap’ buku, pada Selasa sore, 5 Februari 2008.
“Tapi ada beberapa bagian yang membuat saya, tersenyum kecil karena Andrea berhasil membuat saya membayangkan bagaimana KUCAI, A KIONG dan SAMSON yang punya terobsesi menjadi Ade Rai itu,’” lanjut cerita Laga sambil di sambut tawa peserta diskusi yang sore itu memenuhi ruangan Perpustakaan SS Media.
Kata Sirikit Syah, banyak manfaat yang diperoleh setelah membaca Laskar Pelangi dan Sirikit memberi motivasi para peserta diskusi untuk menjadi penulis yang bisa menghasilkan tulisan seperti karya ANDREA HIRATA. “Kisah kita di masa kecil hingga dewasa bisa jadi buku, seperti novel Laskar Pelangi ini. Tinggal kita bagaimana mengemasnya, menambahi dengan imajinasi kita, memainkan bahasa dengan gaya hiperbola, dan merangkainya sehingga enak dibaca orang lain,” ungkapnya.
Dunia pengarang itu sangat bebas. “Jika tidak ingin kisah pribadi kita diketahui, bisa kita sembunyikan yang ingin kita sembunyikan, atau kita bumbui dan kita tambahi. Kita bisa menokohkan seseorang, tapi namanya kita samarkan. Itu sah-sah saja. Makanya jadi pengarang itu enak, bebas berimajinasi kapanpun ia mau,”papar perempuan kelahiran Surabaya tahun 1960.
Meski mendapat pujian dari seluruh peserta diskusi, namun ada yang menganjal ketika mengikuti alur buku tersebut. Keajaiban-keajaiban yang ditunjukkan oleh Ikal dan teman-temannya di SD Muhammadiyah dengan kreativitas mereka yang mengherankan. Misalnya telah mengenal suku-suku Afrika dengan budaya mereka. Mereka seperti mengetahui ilmu pengetahuan di dunia ini padahal mereka sekolah di SD dan SMP yang keadaan yang sangat terbatas. Bagi salah satu peserta diskusi, Ikal tokoh utama di Laskar Pelangi terlalu pintar untuk memaparkan kisah masa kecilnya.
Keganjalan alur cerita itu dijelaskan Sirikit Syah bahwa Laskar Pelangi ditulis Andrea Hirata ketika Andrea sudah dewasa dan ketika Andrea sudah belajar di luar negeri. Laskar Pelangi merupakan novel memoar yang bercerita tentang masa kecil Andrea Hirata. Tapi novel ini bukan cerita anak-anak. Makanya gaya penulisannya ditulis dalam bentuk sastra. Ditambahkan Sirikit, Laskar Pelangi merupakan tulisan dari sudut pandang penokohan yang sangat unik dan belum ada yang menampilkan dengan cara seperti Andrea Hirata. Gaya sastranya sangat tinggi dan liar dan Andrea termasuk yang telat menemukan jati diri sebagai sastrawan, ungkap Sirikit Syah yang juga lulusan Sastra Inggris IKIP Surabaya.
Satu jam membahas apa yang tersirat dibalik novel Laskar Pelangi ini terasa hanya sekejap apalagi diselingi tanya jawab dan gelak tawa mengingat alur cerita Laskar Pelangi yang lucu. Menurut SIRIKIT, yang paling berkesan dari ANDREA HIRATA, dia sukses besar lewat tulisannya karena pengaruh seorang guru SD yang dia cintai. “Dia melakukan untuk untuk gurunya. Dan menjadi guru yang dicintai sebesar itu sungguh luar biasa. Kapan ya saya punya murid yang jadi penulis seperti ANDREA HIRATA?” kata SIRIKIT berharap.
Sebelum mengakhiri diskusi, SIRIKIT berpesan, jika jadi penulis, mulailah dengan membiasakan menulis diary. Baca buku apa saja dan tulislah ringkasannya. Karena dengan banyak membaca kita paling tidak akan menambah kosa kata, dan tulisan yang dihasilkan tidak terasa kering. “Targetkan misalnya satu minggu minimal baca satu buku. Setelah itu menulislah. Percuma kalau membaca saja tapi tidak menulis. Ya menulislah mulai sekarang, di saat ada waktu untuk menulis,” pungkas SIRIKIT yang juga pendiri Lembaga Konsumen Media (LKM).
Buku Favorit
Januari 18, 2008
Dwilogi ‘Ketika Cinta Bestasbih’ Novel karya Habiburrahman El Shirazy yang dirilis bulan maret 2007 menjadi buku paling Favorit di Perpustakaan SS Media. Sementara itu Ketika Cinta Bertasbih 2 yang diluncurkan bulan November 2007 menjadi bacaan yang sering dipinjam dan dibaca.
Sedangkan The Secret Rahasia yang jadi buku Best Seller dipasaran sejak Oktober, juga menjadi bacaan favorit. Meski menempati urutan ke-10.
Trilogi Laskar Pelangi (Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan Edensor) juga menjadi bacaan favorit pembaca perpustakaan SS Media. Apalagi setelah Andrea Hirata tampil di Kick andy Metro TV, novel yang banyak menginspirasi pembacanya, menjadikan novel ini menjadi diskusi di reading corner SS Media.
Seperti yang sudah diduga, Harry Potter and The Half Blood Prince yang dirilis bulan Desember 2006 masih menjadi buku Favorit di Perpustakaan SS Media meskipun buku Harry Potter ini sempat dilarang berada dalam daftar literasi SS Media.
Berdasarkan survey atau informasi yang dikumpulkan melalui perbincangan diperpustakaan mengatakan alasan meminjam buku atau koleksi perpustakaan yang lain karena, Membaca merupakan bagian Refreshing dari rutinitas pekerjaan. Untuk itu buku yang sering dipinjam dan dibaca koleksi yang ringan dan menghibur.
Inilah, 10 Buku Terfavorit Menurut Perpustakaan SS MEDIA
Kategori favorit karena sering dipinjam dan dibaca selama tahun 2007 adalah,
1. Ketika Cinta Bertasbih – Novel
2. Taj Mahal – Novel
3. Trilogi Laskar Pelangi (LP, Sang Pemimpi dan Edensor) – Novel
4. Ayat-Ayat Cinta – Novel
5. Harry Potter and The Half Blood Prince – Novel
6. La Tahzan – Agama
7. Burned A Live – Novel
8. Khadijah – Agama
9. Re-Code Your Change DNA – Marketing Bisnis
10. The Secret – Motivasi
Sedangkan, karyawan Suara Surabaya Media yang aktif membaca dan meminjam koleksi perpustakaan baik buku maupun majalah diberi reward dengan mendapat paket buku yang terdiri 5 buah buku dengan 4 judul yang sama dan 1 judul berbeda, Souvenir dari bonus pembelian majalah Femina dan Rolling Stone. Juga VCD copyright National Geographic dan Discovery Channel.
Untuk : Manda, Elvi, Rully Anwar, Laga Rahman, Haryati
Terima kasih atas telah memanfaatkan koleksi Literasi Library SS Media.
Selamat Tahun Baru 2008
Tetap Semangat.. Ayo Baca. Ayo Baca…